Sumatra Coffee Festival, Ide Baru dari Wacana Kompetisi Barista Medan

Kopi Tubruk Khas Indonesia | Sumatra Coffee Festival

Kopi Tubruk Khas Indonesia | Sumatra Coffee Festival

Wacana Kompetisi Barista Medan kian berkembang menjadi Sumatra Coffee Festival. Yah, apa pun ceritanya, ini memang masih sekadar wacana. Harapannya event ini akan menjadi besar, terutama untuk mengangkat pamor kopi Sumatra dan dari hulu sampai industri hilir. Dari petani, trader (eksportir), pengusaha gerai kopi atau kafe, pelaku industri kopi instan maupun, kopi spesial (specialty coffee) dan masih banyak lagi.

Saya sendiri optimis sekali dengan ide yang sudah hampir sebulan saya lontarkan secara online maupun offline melalui pembicaraan-pembicaraan dengan beberapa teman pecinta kopi, pengusaha kopi bahkan event organizer di Medan. Semuanya menyambut positif. Keyakinan besar pun terlontar bahwa ini akan menjadi event besar. Harapannya ini akan sekaligus menjadi agenda tahunan dan mampu menarik wisatawan ke Sumatra Utara, termasuk Medan.

Respon positif itu saya catat dengan banyaknya masukan dari beberapa orang. Ketika pertama kali diusulkan event kompetisi barista Medan yang terinspirasi dari Indonesia Barista Competition, muncul kemudian ide, mengapa tidak sekalian membuat festival kopi saja? Sebut saha event Sumatra Coffee Festival.

Pada event ini, nantinya tidak hanya kompetisi barista yang akan digelar, tapi juga berbagai kegiatan lainnya. Sebut saja misalnya pameran kopi atau coffee expo yang akan diikuti oleh para trader kopi dari Sumatra Utara. Supaya ada feedback, diundang pulalah para buyer dari luar negeri. Dengan demikian bakal terjadi transaksi dagang yang akan menguntungkan kedua belah pihak.

Karena namanya festival, maka event ini akan melibatkan gerai-gerai kopi di Medan; dari semua segmen. Pada ajang tersebut, mereka akan mempromosikan kafe. Khususnya untuk coffee shop yang memasarkan produk biji kopi roasted maupun kopi bubuk dalam kemasan, juga berkesempatan memasarkan produk kopi olahannya.

Kompetisi barista pun digelar sebagai ajang edukasi kepada masyarakat. Semua gerai kopi yang berpartisipasi dalam ajang tersebut berhak mengutus barista terbaiknya. Pemenangnya akan ditentukan oleh dewan juri yang kompeten, meliputi Q-Grader (ahli uji cita rasa kopi), dan orang yang berdedikasi di bidang kopi.

Bisa dibayangkan apa feedback dari kompetisi ini demi meningkatkan standarisasi peminum kopi di Medan. setidaknya, masyarakat lebih tahu mengenai kopi bercita rasa terbaik: diracik seperti apa dan menggunakan biji kopi yang seperti apa….

Di seksi lain, dilibatkan juga pengusaha kopi yang bermain di industri hilir, mulai dari produksi kopi rumahan (home industri) yang masuk dalam kategori usaha kecil menengah (UKM) dan industri bertaraf besar yang sudah mencapai pasar ekspor. Produsen peralatan dan mesin kopi juga sangat terbuka untuk dilibatkan.

Tak lupa event ini harus pula dibarengi dengan edukasi yang sifatnya langsung. Misalnya dengan menggelar seminar. Ada banyak hal yang bisa dibicarakan dalam kopi, terutama dari sisi usaha (bisnis).

Ya, sekali lagi, event ini masih dalam mimpi. Semoga menjadi wacana menarik dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Jika tertarik mendukung mimpi agar menjadi kenyataan, silakan email ke tonggo17@gmail.com atau SMS ke 081260116425. *Kopibrik

 

 

1 Comments

Your Comment