Classic Coffee Drip: Vietnam Tradition

Classic Coffee Drip | Vietnam Tradition

Classic Coffee Drip | Vietnam Tradition

Saya baru saja mendapat hadiah istimewa dari Salimin Djohan Wang, coffeepreneur pengelola tiga gerai kopi di Medan. Hadiah istimewa itu ialah Classic Coffee Drip, alat penyeduh kopi yang lazim digunakan para peminum kopi di Vietnam. Ya, bila Aceh punya tradisi menyeduh kopi dengan sistem saring, Vietnam yang juga termasuk sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia, juga punya cara tersendiri memperlakukan kopi.

Teknik coffee drip sebenarnya sederhana. Alat ini penyeduh kopi ini memproses bubuk kopi dengan cara tekan dan tetes. Bubuk kopi 80-90 gram dimasukkan ke dalam dripper kemudian ditekan dengan pressing tool yang memiliki rongga-rongga.

Takaran Bubuk Kopi 80 - 90 gram atau 2 sendok makan

Takaran Bubuk Kopi 80 – 90 gram atau 2 sendok makan

Sediakan cangkir untuk menampung kopi yang akan diteteskan. Sebelum menyeduh bubuk kopi tadi dengan air mendidih 90- 95 serajat Celcius, Anda bisa mencampurkan krim, gula atau susu kental manis, sebanyak yang Anda inginkan. Namun disarankan tidak terlalu berlebihan. Krimer bisa Anda campur maksimal sebanya satu sendok makan atau sekitar 40 gram.

classic-coffee-drip-vietnam-tradition-kopibrik-4

Ratakan permukaan bubuk kopi dengan cara mengguncangnya perlahan-lahan

Setelah itu taruhlah drip yang sudah siap diseduh itu di atas cangkir. Seduh dengan air panas mendidih lalu tutup dan tunggu selama 6 – 8 menit seraya menuggu cairan kopi yang sudah disaring.

classic-coffee-drip-vietnam-tradition-kopibrik-4

Tekan dengan press tool

Secara teknis, drip klasik ini mirip dengan French Press, yakni sama-sama menggunakan efek tekanan untuk mendapatkan seduhan sari kopi. Bedanya, French Press tidak menerapkan sistem tetes melainkan tetap pada wadah yang sama.

classic-coffee-drip-vietnam-tradition-kopibrik-4

Seduh dengan air mendidih antara 90 – 95 derajat Celcius. Atau tunggu 1 menit setelah mendidih.

Yang jelas, Classic Coffee Drip bisa menjadi satu seni meracik kopi yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mendapatkan cita rasa kopi terbaik.

classic-coffee-drip-vietnam-tradition-kopibrik-2

Tunggu paling lama 10 – 15 menit untuk menunggu tetes demi tetes cairan kopi ke cangkir.

Semerbak kopi tercium saat menanti tetesan. Lalu disempurnakan saat kita mulai menyeruputnya. Itu semua menjadi seni yang indah dalam dunia kopi.

classic-coffee-drip-vietnam-tradition-kopibrik-2

Aha! Tetes terakhir telah selesai. Saatnya menyeruput kenikmatannya…

Selamat bereksperimen!

*Thanks for Mr. Djohan…

About Tonggo Simangunsong

View all Posts

Tonggo Simangunsong is a journalist cum blogger and guitar player, founder of Kopibrik.com.